Showing posts with label Kesehatan. Show all posts
Showing posts with label Kesehatan. Show all posts

Wednesday, 5 June 2019

Epidemiologi Penyakit Leptospirosis

Epidemiologi Leptospirosis


Epidemiologi Penyakit Leptospirosis

Epidemiologi Penyakit Leptospirosis


Penularan leptospirosis disebabkan
oleh bakteri Leptospira yang tersebar
diseluruh dunia dan ditransmisikan baik
secara langsung ataupun tidak langsung
dari binatang ke manusia (zoonosis).
Transmisi dari manusia ke manusia dapat
terjadi, namun sangat jarang.

Transmisi
leptospira ke manusia terjadi karena kontak
dengan urin, darah, atau organ dari
binatang terinfeksi; serta kontak dengan
lingkungan (tanah, air) yang terkontaminasi
leptospira
Leptospira dapat hidup beberapa waktu
dalam air dan alam terbuka. 

Iklim yang
sesuai untuk perkembangan leptospira ialah
udara hangat (25oC), tanah basah/ lembab,
dan pH tanah 6,2-8. Leptospira dapat
bertahan hidup di tanah yang sesuai sampai
43 hari dan di dalam air dapat hidup
berminggu-minggu lamanya.

 Hal ini dapat
dijumpai sepanjang tahun di negara tropis
sehingga kejadian leptospirosis lebih
banyak 1000 kali dibandingkan negara sub-
tropis, dengan risiko penyakit yang lebih
berat. Insiden leptospirosis di negara tropis
saat musim hujan sebanyak 5-20/100.000
penduduk per tahun. 

Epidemiologi Leptospirosis di Indonesia


Selama wabah dan
dalam kelompok risiko tinggi paparan,
insiden penyakit dapat mencapai lebih dari
100 per 100.000 penduduk
Di Indonesia, leptospirosis tersebar di
Propinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah
Istimewa Yogyakarta (DIY), Lampung,
Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera
Selatan, Riau, Bali, Nusa Tenggara Barat,
Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan,
Kalimantan Timur, dan Kalimantan
Barat

Jumlah pasien laki-laki dengan
leptospirosis lebih tinggi dibandingkan
perempuan. Hal ini mungkin mencermin-
kan paparan dalam kegiatan yang
didominasi laki-laki. 

Untuk alasan yang
sama, laki-laki remaja dan setengah baya
memiliki prevalensi lebih tinggi dibanding-
kan anak laki-laki dan orang usia lanjut.

Sekian mengenai

Epidemiologi Penyakit Leptospirosis
Epidemiologi Leptospirosis di Indonesia

Penyakit Leptospirosis Adalah Penyakit Menular Yang Dapat Dicegah Dengan Cara

Penyakit Berjangkit Leptospirosis


Penyakit Leptospirosis Adalah

Apa Itu Penyakit Leptospirosis?


Leptospirosis adalah penyakit zoonosis yang disebabkan oleh bakteri Leptospira.
Leptospirosis termasuk penyakit
menular zoonosis disebabkan oleh
Leptospira interogans, golongan
spirochaeta yang dapat ditularkan
dari hewan ke manusia.

Leptospirosis merupakan zoonosis
yang paling tersebar luas di dunia.
Penyakit ini pertama kali dilaporkan
pada tahun 1886 oleh Adolf Weil
dengan gejala panas tinggi disertai
beberapa gejala saraf serta
pembesaran hati dan limpa. 

Penyakit dengan gejala tersebut
oleh Goldsmith (1887) disebut
sebagai “Weil’s Disease”. Pada
tahun 1915 Inada berhasil
membuktikan bahwa Weil’s Disease
disebabkan oleh bakteri Leptospira
icterohemorrhagiae. 

Sejak itu
beberapa jenis leptospira dapat
diisolasi dengan baik dari manusia
maupun hewan
Leptospirosis merupakan penyakit zoonosis yang umumnya timbul saat banjir dan
umumnya ditularkan melalui kencing tikus.

 Indonesia merupakan negara dengan risiko sedang
penularan leptospirosis. Leptospirosis memiliki manifestasi luas dari self limited hingga sakit
berat. Pemeriksaan baku emas leptospirosis ialah dengan microscopic agglutination test.

Diagnosis dibagi atas suspek, probable, dan konfirmasi. Terapi diberikan medikamentosa
dengan antibiotik dan suportif
eptospirosis adalah penyakit zoonosis
yang disebabkan oleh infeksi Leptospira
interrogans semua serotipe. 

Leptospirosis
juga dikenal dengan nama flood fever atau
demam banjir karena sering menyebabkan
terjadinya wabah pada saat banjir. Menurut
International Leptospirosis Society (ILS),
Indonesia merupakan negara dengan
insiden leptospirosis yang tinggi, serta
menempati peringkat ketiga di dunia untuk
tingkat mortalitas.

Penyakit ini ditemukan pertama kali
oleh Weil pada tahun 1886, tetapi pada
tahun 1915 Inada menemukan penyebab-
nya yaitu spirochaeta dari genus
leptospira.
1,2 Di antara genus leptospira,
hanya spesies interogans yang patogen
untuk binatang dan manusia. 

Sekurang-
kurangnya terdapat 180 serotipe dan 18
serogrup. Satu jenis serotipe dapat
menimbulkan gambaran klinis yang
berbeda, sebaliknya, suatu gambaran klinis,
misalnya meningitis aseptik, dapat disebab-
kan oleh berbagai serotipe
Leptospirosis
memiliki manifestasi klinis yang luas dan
bervariasi.

 Pada leptospirosis ringan dapat
terjadi gejala seperti influenza dengan nueri
kepala dan mialgia. Leptospirosis berat
ditandai oleh ikterus, gangguan ginjal, dan
perdarahan, dikenal sebagai sindrom Weil.

Sekian mengenai

Penyakit Leptospirosis Adalah
Penyakit Berjangkit Leptospirosis

Penyakit Gumboro Pada Unggas

Penyakit Ayam Gumboro


Penyakit Gumboro Pada Unggas

Apa Itu Penyakit Gumboro?


Infectious bursal disease (IBD) atau Gumboro, merupakan penyakit pada ayam berumur > 3 minggu, yang disebabkan oleh
virus famili Birnaviridae.

 Penyakit IBD pertama kali dilaporkan di Indonesia pada tahun 1983 dan hingga sekarang keberadaan
IBD masih sering ditemukan. Virus IBD yang sangat ganas menyebabkan morbiditas dan mortalitas yang tinggi bahkan dapat
mencapai 100%.

 Gejala klinis yang ditimbulkan adalah: lesu, sayap menggantung dan ada kotoran yang menempel pada kloaka.
Pada pemeriksaan patologi anatomi ditemukan pembengkakan bursa Fabricius dan cairan yang berwarna kekuningan atau
perdarahan bursa Fabricius pada 3 hari pascainfeksi (pi).

 Bursa akan mengalami atropi mulai 7 hari pi. Virus IBD yang tidak
ganas menimbulkan gejala yang bersifat subklinis, menyebabkan pertumbuhan terhambat dan imunosupresif dan kerusakan
ringan pada bursa Fabricius. 

Diagnosis IBD dapat ditentukan berdasarkan pemeriksaan patologi yang dapat ditunjang dengan
pemeriksaan imunohistokimia dan dikonfirmasi dengan hasil pemeriksaan laboratorium dengan agar gel immunodiffusion,
Polymerase Chain Reaction, antigen capture enzyme linked immunosorbent assay dan isolasi. 

Deteksi antibodi dapat dilakukan
dengan teknik serum netralisasi atau Enzyme Linked Immunosorbent Assay. Pencegahan dapat dilakukan dengan vaksinasi rutin
di lapangan pada saat maternal antibodi sudah menurun.

 Tulisan ini merupakan hasil ulasan penyakit IBD beserta kejadiannya di
Indonesia yang diharapkan dapat menambah pengetahuan bagi pembaca, peternak maupun pemerhati di bidang kesehatan
unggas
Infectious Bursal Disease (IBD) merupakan
penyakit pada ayam yang pertama kali dilaporkan oleh
Cosgrove pada tahun 1962 berdasarkan kasus yang
terjadi pada tahun 1957 di desa Gumboro-Delaware,
negara bagian Amerika Serikat. 

Sesuai dengan nama
asal daerah ditemukannya, penyakit ini dikenal juga
sebagai Gumboro.

 Penyebab penyakit IBD adalah virus
yang berbentuk icosahedral yang terdiri dari 2 segmen
untaian ganda RNA, yang termasuk dalam famili
Birnaviridae
Virus very virulent IBD (vvIBDv) bersifat sangat
menular dan akut, menyebabkan angka morbiditas dan
mortalitas yang tinggi. 

Penyakit ini berdampak
ekonomis karena menyerang organ pertahanan ayam
yaitu bursa Fabricius sehingga merugikan peternak.
Ayam yang terserang IBD menjadi rentan terhadap
infeksi sekunder, serta mengakibatkan kegagalan

vaksinasi
Vaksinasi merupakan salah satu upaya
pencegahan terhadap penyakit IBD. Selama ini
vaksinasi terhadap ayam khususnya ayam niaga telah
dilakukan secara rutin di lapangan, namun demikian
kasus IBD masih sering terjadi. 

Beberapa faktor diduga
berkontribusi terhadap keberhasilan vaksinasi. Salah
satu diantaranya adalah potensi vaksin. Pemeriksaan
terhadap potensi vaksin impor komersial yang beredar
di Indonesia menunjukkan bahwa beberapa vaksin
tidak dapat melindungi ayam dari uji tantang terhadap
virus lapangan. 

Potensi vaksin berkisar 0% sampai
dengan 80% (SOEDIJAR dan MALOLE, 2004). Hal ini
kemungkinan disebabkan virus yang digunakan sebagai
vaksin mempunyai perbedaan antigenik dengan virus
lapangan, karena virus IBD merupakan virus RNA
sehingga mudah mengalami mutasi.

Sekian mengenai

Penyakit Gumboro Pada Unggas
Penyakit Gumboro Ayam Broiler
Penyakit Ayam Gumboro

6 Penyebab Rambut Rontok Tiba Tiba

Penyebab Rambut Rontok Berlebihan


6 Penyebab Rambut Rontok Tiba Tiba


Rambut Rontok Merupakan permasalahan rambut yang sudah pasti semua orang pernah mengalaminya, tanpa kita sadari rambut yang rontok berlebihan akan menyebabkan penipisan pada rambut bahkan sampai terjadinya kebotakan rambut.

Banyak yang bertanya sebenarnya apa sih penyebab rambut rontok?
penyebab rambut rontok tiba tiba
penyebab rambut rontok setiap hari
penyebab rambut rontok dari akar
Rambut yang mengalami kerontokan bisa diakibatkan oleh berbagai macam faktor penyebab diantaranya adalah karena cara menyisir yang salah dan masih banyak lagi.

Nah, untuk lebih lengkapnya Berikut ini merupakan beberapa penyebab rambut rontok yang harus kamu ketahui:

Penyebab Rambut Rontok Parah


1. Anemia


Banyak sekali penyebab kerontokan rambut yang sering terjadi diantaranya adalah Anemia.

Anemia merupakan penyakit yang disebabkan karena kurangnya jumlah hemoglobin atau sel darah merah dalam tubuh yang menyebabkan gejala seperti lemas, pucat, lesu, dingin, serta rambut yang rontok anemia juga adalah

penyebab rambut rontok, penyebab rambut rontok berlebihan, penyebab rambut rontok terus menerus penyebab rambut rontok parah penyebab rambut rontok berlebih
penyebab rambut rontok berlebihan dan cara mengatasinya

Anemia biasanya disebabkan karena tubuh kekurangan zat besi dan kurang zat besi merupakan penyebab rambut rontok karena apabila tubuh kekurangan zat besi maka akan berdampak juga pada kerontokan rambut.

2. Stress


Penyebab rambut rontok berikutnya adalah karena stress, orang yang mengalami stress biasanya akan berdampak pada rambut yang rontok berlebih, stress adalah keadaan dimana seseorang merasa tertekan,
Stress juga sudah terbukti merupakan pemicu rambut rontok.

Jadi, jika kamu mengalami rambut rontok bisa jadi kamu dalam keadaan stress, dan solusinya adalah dengan cara menenangkan diri, menenangkan fikiran, dan merelaksasi tubuh.

3. Genetik


Jika kamu sering mengalami kerontokan rambut tanpa sebab biasanya terjadi bertahap dan terus menerus, penyebabnya mungkin dikarenakan faktor genetik atau faktor bawaan keluarga.

Jadi ketika rambutmu rontok terus menerus mungkin kamu harus mencari tau apakah keluargamu ada yang memiliki hal yang sama, jika ada maka besar kemungkinan penyebab terjadinya kerontokan rambutmu adalah dari faktor Genetik.

4. Faktor Hormonal


Penyebab rambut rontok juga bisa saja dikarenakan faktor hormonal tubuh,
Ketika hormon dalam tubuh sedang mengalami perubahan atau homon yang tidak stabil dan tidak seimbang merupakan pemicu terjadinya rambut rontok.

5. Menopause


Menopause merupakan berhentinya siklus haid yang umum terjadi pada wanita yang sudah berusia lanjut sekitar 50-60 tahun.

Nah, terjadinya menopause dapat menjadi penyebab kerontokan rambut
penyebab rambut rontok dan patah
penyebab rambut rontok usia muda.
secara alamiah bertambahnya usia seseorang dapat menjadu penyebab kerontokan alamiah pada rambut.

6. Ketidakseimbangan Kelenjar Tiroid


Penyebab rambut rontok yang terakhir adalah karena disebabkan oleh ketidakseimbangan kelenjar tiroid,
Kelenjar tiroid merupakan kelenjar yang berfungsi membantu mengatur metabolisme dan ketidakseimbangan tiroid lah yang dapat menyebabkan rambut rontok dan penyebab rambut rontok hebat.

Sekian mengenai

6 Penyebab Rambut Rontok Tiba Tiba
Penyebab Rambut Rontok Parah
Penyebab Rambut Rontok dan Patah

Penyakit Kulit Keratosis Seboroik

Penyakit Keratosis Seboroik


Penyakit Kulit Keratosis Seboroik

Apa Itu Penyakit Keratosis Seboroik?

Keratosis seboroik (KS) merupakan tumor jinak epidermis yang sering dijumpai
dan biasanya tampak pada populasi setengah baya dan lanjut usia. Istilah
“seboroik” mengacu pada lesi yang tampak berminyak dan berlokasi pada area
tubuh yang mengandung banyak kelenjar sebasea.

Penyebab pasti dari KS masih
belum diketahui sepenuhnya. Genetik, paparan sinar matahari, infeksi merupakan
faktor yang diduga berperan dalam proses terjadinya keratosis seboroik. 

Beberapa
individu dengan KS memiliki riwayat KS pada keluarganya. Tingginya angka
kejadian KS pada individu dengan riwayat paparan sinar matahari yang tinggi
menyebabkan timbulnya dugaan bahwa paparan sinar matahari memegang
peranan penting dalam proses terjadinya KS

KS merupakan suatu kelainan yang bersifat kosmetik dan biasanya
asimptomatik kecuali lesi mengalami iritasi. KS secara umum berbentuk plak
eksofitik sedikit meninggi dengan batas tegas, berwarna coklat muda hingga
coklat kehitaman.

KS dapat juga berupa papul verukosa, dengan tampilan
“stuck on” disertai skuama kotor & rapuh.3 Terdapat beberapa varian dari KS,
dimana area timbulnya lesi berhubungan dengan varian dari KS yang terjadi,

antara lain common keratosis seboroik, reticulated keratosis seboroik, stucco
keratosis, melanoacanthoma, dermatosis papulosa nigra dan Laser-trelat sign
Prevalensi KS meningkat seiring dengan bertambahnya usia.

Biasanya
tampak pada dekade kelima pada daerah beriklim sedang tetapi dapat ditemukan
lebih awal pada daerah beriklim tropis. Namun KS juga bisa terdapat pada usia
muda. 

Terdapat sedikit kecenderungan untuk menghilang secara spontan dan lesi
baru dapat terus muncul selama bertahun-tahun. Keratosis seboroik dapat terjadi
pada setiap bagian tubuh, namun paling sering terjadi pada dada, punggung, wajah
dan leher. 

Lesi dapat timbul soliter namun lebih sering tersebar dalam jumlah
banyak, terutama pada pasien usia lanjut.

Sekian mengenai

Penyakit Kulit Keratosis Seboroik

Tuesday, 4 June 2019

7 Bahaya Cat Rambut Bagi Kesehatan

Bahaya Cat Rambut Untuk Kesehatan


7 Bahaya Cat Rambut Bagi Kesehatan

Rambut merupakan bagian tubuh yang paling diperhatikan, seiring perkembangan zaman tren mewarnai rambut semakin marak diikuti banyak orang dan kalangan.

Mewarnai rambut memang bisa memperindah dan menambah daya tarik pada rambut kamu, tapi hati hati sebelum kamu mewarnai rambut mu perhatikan dulu bahaya yang mungkin ditimbulkan cat rambut bagi kesehatan

Ya, cat rambut memang memiliki bahan kimia yang tidak selamanya baik bagi kesehatan rambut itu sendiri maupun bagi kesehatan tubuh.

Terlalu sering mewarnai rambut dapat membuat rambut menjadi kering, rontok bahkan rusak,

Selain itu cat rambut juga memiliki dampak yang cukup berbahaya bagi tubuh,
Apa Saja Bahaya Cat Rambut Bagi Kesehatan tubuh?

Berikut ini merupakan bahaya jika terlalu sering mewarnai rambut menggunakan cat rambut yang perlu diwaspadai.

Bahaya Sering Cat Rambut


1. Alergi


Cat rambut biasanya dapat berefek samping kepada terjadinya alergi pada daerah kulit kepala, seperti gatal pada kulit kepala, kemerahan dan ruam di sekitar kulit kepala.

Gejala gejala alergi seperti yang sudah disebutkan diatas merupakan akibat dari kandungan paraphenylenediamine atau PPD dalam cat rambut atau pewarna rambut.

Kandungan PPD dalam cat rambut merupakan penyebab utama yang mengakibatkan reaksi alergi pada kulit.

2. Rambut Keras dan Mengembang


Salah satu dampak dari mewarnai rambut dengan cat rambut berbahan kimia adalah dapat menyebabkan rambut menjadi mengeras serta mengembang,

Hal itu disebabkan karena adanya kandungan cat rambut yang bernama hidrogen peroksida.
Hidrogen peroksida dalam cat rambut akan membuat rambut yang diwarnai menjadi mengeras dan mengembang.

3. Asma


Terlalu sering mewarnai rambut dengan cat rambut juga memiliki bahaya untuk pernafasan, diantaranya dapat menimbulkan penyakit asma.

Ya, kandungan paraphenylenediamine atau PPD serta Amonia dalam cat pewarna rambut selain dapat mengakibatkan iritasi kulit, juga dapat menyebabkan kesulitan bernafas yang berujung pada asma.

4. Menurunkan Kekebalan Tubuh


Terlalu sering menggunakan pewarna rambut juga bisa berdampak pada turunnya kekebalan tubuh atau sistem imun seseorang.

Itu karena dalam cat rambut mengandung zat pengawet DMDM Hydantoin.
Hampir di semua cat rambut kimia menggunakan bahan ini.

DMDM Hydantoin atay zat pengawet dalam cat rambut inilah yang dapat menurunkan kekebalan tubuh.

5. Menyebabkan Kanker


Jika kamu ingin mewarnai rambutmu sebaiknya hati hati dalam memilih cat pewarna rambut yang akan kamu gunakan.

Karena salah salah memilih cat rambut dapat menyebabkan efek samping penyebab kanker Lho.

Iya, cat rambut memang dapat menyebabkan timbulnya penyakit kanker, hal ini disebabkan karena adanya kandungan Lead Acetate atau juga Coal Tar yang dapat menjadi zat pemicu kanker.

6. Mengiritasi Mata


Bahaya dari penggunaan cat rambut yang terlalu sering juga akan menimbulkan iritasi pada mata.

Itu karena kandungan cat rambut yang biasanya terdiri dari bahan bahan kimia jika mengenau mata maka akan menyebabkan mata merah dan bengkak.

7. Menurunkan Tingkat Kesuburan


Siapa sangka bahwa ternyata cat rambut dapat menurunksn tingkat kesuburan seseorang hal itu disebabkan karena kandungan bahan bahan kimia dan zat zat kimia dalam cat sintetis yang bisa menjadi penyebab hal tersebut.

Sekian mengenai

7 Bahaya Cat Rambut Bagi Kesehatan
Bahaya Cat Rambut Untuk Kesehatan
Bahaya Sering Cat Rambut